Kamis, 05 April 2018

Konsep Sistem Database & Sistem Informasi Pendukung di Dalam Sistem Informasi Manajemen

Konsep Sistem Database & Sistem Informasi Pendukung di Dalam Sistem Informasi Manajemen

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SUSUNAN DATA

Perusahaan menyusun data menjadi: Field, record, file

1. Field atau (elemen data): merupakan suatu unit data yang paling kecil sehingga tidak bisa dibagi lagi. Field memiliki contoh seperti nama, npm, kelas

2. Record memiliki arti yaitu semua elemen data yang saling berhubungan. Contohnya adalah nama ditambah npm ditambah kelas.

3. File merupakan suatu kumpulan record yang berhubungan terhadap suatu objek tertentu.

DATABASE

“Suatu interrelated data yang sekaligus disimpan pada media dimana tidak diperlukan controlled redundancy tertentu

Manfaat:

· Lebih efisien untuk digunakan

· Membuat data dapat digunakan banyak program dengan baik ataupun maksimal

· Dapat disimpan dengan tidak terlalu bergantung terhadap suatu program

· Data dapat diubah dan efisien dalam penggunannya

KONSEP DATABASE

Data base merupakan suatu penyimpanan data dari komputer yang saling berintegrasi, mudah diorganisasikan dan dapat disimpan dengan cara yang efisien dalam pengambilan data kembali. Konsep database yaitu memiliki suatu integrasi Logis atau masuk akal yang didapatkan dari catatan –catatan dalam Banyak file

SISTEM DATABASE

Merupakan suatu kumpulan database, dapat digunakan secara bersama, memerlukan personal yang dapat melakukan perancangan dan melakukan pengelolaan database, memerlukan suatu teknik dan komputer agar dapat berjalan.

TUJUAN SISTEM DATABASE

1. Menyediakan akses yang mudah

2. Melakukan pemeliharaan integritas data secara rutin,

3. Sebagai perlindungan dari kerusakan ataupun pengguanaan yang illegal

4. Menyediakan sarana untuk berbagi

ELEMEN SISTEM DATABASE

  • Database
  • Software

· Hardware merupakan suatu komponen yang utama dan dapat berupa: CPU dan Storage unit, keyboard, Printer, Mouse, Plotter, scanner

· Brainware yaitu susatu elemen yang sangat penting pada pengaplikasian sistem database. Database, Administrator, Sistem Analis, Programmer, Operator

MODEL SISTEM DATABASE

merupakan suatu kumpulan alat yang dapat berfungsi untuk menggambarkan data, relasi data, semantik data dan konsistensi batasan (constraints). Dan cara bagaimana user dapat melihat data dengan masuk akal.

MODEL E-R

Merupakan suatu entity yang berarti objek dapat dibedakan dengan objek yang lain dengan menggunakan sekumpulan dari suatu atribut tertentu. Dapat juga berupa sebuah hubungan beberapa entitas. Contohnya adalahCustAcct yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah account yang dimiliki oleh customer.

MODEL RECORD BASED LOGICAL

Disusun dari database yang berada dalam record-record dengan format tetap dari berbagai data. Model ini terdiri dari:

1. Model Relasional: Data dalam Bentuk Tabel

2. Model Hierarkhis/Tree Structure

· elemen penyusun = node

· Balanced tree, unbalanced tree, binary tree

3. Model Jaringan/Network/Plex Structure: sekumpulan records dengan sebuah links sebagai pointer

PHYSICAL BASED DATA MODEL

Digunakan untuk menyimpan database dalam media penyimpanan yang digunakan secara fisik. Terdiri dari model unifying dan Frame memory

ORGANISASI FILE SISTEM DATABASE

Memiliki tujuan dalam penyediaan tempat pencarian record bagi penggunanya, file menjadi mudah dalam penciptaan maupun pemeliharaanya

Tipe: Susunan berurutan (sequential), random dan Susunan berurutan diindeks (indexed sequential)

Terdapat 2 macam dalam menyimpan file sekunder diantaranya yaitu:

1. Piranti akses serial (sequential Access storage Device- SASD) yang merupakan suatu organisasi atau penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari satu catatan mengikuti satu catatan lain dalam suatu urutan tertentu. Contoh: pita magnetik (kaset)

2. Piranti akses direct (Direct Acces Storage Device – DASD) yang merupakan suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan catatan – catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Unit perangkat keras yang memungkinkan hal ini disebut direct access storage device (dasd). Contoh : disket, cd

Cara mengolah data berupa data batch dan data online

Data batch: melalui proses cakupan dalam pengumpulan semua jenis transaksi dan pemrosesan yang dilakukan secara bersamaan.

Data Online: melalui proses cakupan dalam mengolah transaksi satu persatu. Contohnya adalah atm

SISTEM BASIS DATA (DBMS)

DBMS (Database Management System): merupakan suatu kumpulan program yang digunakan oleh user dalam melakukan peorganisasian database.

Proses DBMS: Defining, Manipulating, Sharing

Fungsinya sebagai pelindung serta maintain database dalam jangka waktu yang panjang

SISTEM FILE DATA

Kelemahan: terdapat pengulangan data yang tidak tetap, susahnya dalam mengakses data, data tidak aman, data tidak terintegritas

RELATIONAL DATABASE

1. Elemen data semuanya yang terletak di kolom serta baris harus bersifat tunggal

2. Elemen data semuanya yang terletak di kolom harus memiliki hubungan yang mirip ataupun sama dan juga memiliki suatu jenis yang identik.

3. Apabila terdapat suatu kolom dengan hubungan nama yang bersifat tidak identik/unik dapat menggunakan nama identik.

4. Jika terdapat tabel identik tidak boleh terdapat dua baris yang sama.

Data Manipulation Language (DML)

Memanipulasi data dapat memiliki arti sebgai berikut:

a) Retrieval yaitu merupakan proses mengambil informasi dari database

b) Insertion yaitu merupakan proses dalam penambahan suatu data baru ke database

c) Deletion yaitu merupakan proses dalam melakukan penghapusan suatu data dari database

d) Modification yaitu merupakan proses dalam melakukan pengubahan suatu data dalam database

TEKNIK MANIPULASI DATA

Ø Relational Algebra: dikontruksikan dalam memenuhi kebutuhan data, menjadi tempat dalam menyediakan berbagai operator, memerlukan banyaknya suatu statement dalam melakukan kegiatan yang identik.

Ø Relational Calculus: Fokus pada data apa yang diperlukan oleh pemakai(user), adanya kemudahan bagi relasi dan tidak memberikan set operator

NORMALISASI

Normalisasi merupakan suatu cara yang menyusun dengan struktur data yang berfungsi untuk meminimalisir terjadinya masalah dalam proses pengolahan database

Tahapan dalam normalisasi, terdapat berbagai bentuk yaitu bentuk tidak normal, normal kesatu, normal kedua, normal ketiga, Boyce-normal form


Sistem Informasi Pendukung Di Dalam Sistem Infomasi Manajemen

Management Support System (MSS) adalah kumpulan teknologi komputer yg mendukung pekerjaan manajerial khususnya pengambilan keputusan. Sistem Pendukung Manajemen (MSS) dibagi menjadi bagian – bagian Akuntansi, keungan, pemasaran, produksi, pribadi, perusahaan, manajemen dll. Sistem infomasi yang berdasarkan MSS saat ini belom memiliki pembagian baku sehingga pembagian – pembagian di atas dapat dibenarkan.

Setiap perusahaan Memiliki Piramida organisasi yaitu, manajer tingkat atas, tingkat menengah, tingkat bawah dan bagian operasional, setiap tingkatan memiliki tujuan yang berbeda. Manajer tingkat atas membutuhkan informasi secara ringkas dari dalam oraganisasi maupun luar yang sudah di presentasikan secara bagus. Manajemen tingkat atas memerlukan computer yang berfungsi sebagai ESS

Tingkat menengah dibagi menjadi 3, bagian pertama adalah para manajer yang pertugas mengurusi alur keluar dan penumpulan data. Bagian kedua adalah para manajer yang berasal dari departemen lainnya (pemasaran, keuangan, akuntasi, pembelian, personalia, dll). Mereka membutuhkan computer yang berfungsi sebagai DSS (Decision Support System). Bagian ketiga adalah yang mengurusi alat – alat perkantoran., bagian ini membutuhkan peralatan tambahan yaitu OA (Office Automation)

Sedangkan Manajer Bagian Operasi (BO) lebih mengutamakan sistem transaksi dan penyimpanan data. Tidak membutuhkan computer untuk menganalisis tetapi membutuhkan computer yang berkapasitas besar dan Memiliki Kecepatan Tinggi. Sering disebut Transaction Processing System (TPS).

Management Support System (MSS)

TPS

OAS

MIS

DSS

ESS

Kunci

Proses & Simpan

Masalah Perkantoran

Mengumpulkan data

Analisis & Membuat Keputusan

Intisari & data dari luar

Pemakai

BO

MTM, Profesional

MTM, bidang Komputer : pemograman, pendesain, analisis, pelatih, perawat

MTM, semua departemen : akuntansi, keuangan, pemasaran, dll

MTA

Alat

Paket Program

Alat komunikasi modern

Bahasa komputer, sistem operasi, & alat alat lain

Statistik, Analisis presnetasi, DBMS

Komunikasi, presentasi & DBMS

Sifat

Masuk data, Proses Simpan, atur, & keluar

Komunikasi yang mudah dan terintegrasi

Masalah rutin, laporan, aplikasi & pengaturan Umum

Statistik, simulasi, daya hitung & dapat dibangun sendiri

Kompleks, intisari, mudah pemakaiannya dapat online & interaktif

Sistem Pengolahan Transaksi (TPS)

TPS (Transaction Processing System) adalah Sistem yang berorientasi pada pengolahan data transaksi yang sering dipakai sehari hari. Keguanaan sistem Ini untuk mengahasilkan data transaksi

Pemakai TPS biasanya kurang memiliki kemampuan komputer yang baik sehingga perlu kriteria tertentu supaya tps bisa berjalan dengan baik, yaitu:

1. Tahan Banting supaya tidak menimbulkan kemacetan, kerusakan pada program

2. Mudah digunakan supaya orang awam lebih mudah mengakses tanpa membaca buku panduan.

3. Perlengkapan interaksi yang tangguh

4. Digunakanan untuk pekerjaan repetition yang relevan.

TPS memiliki dua jenis sistem yaitu Sistem Online da Batch, Sistem Online mempunyai hubungan langsung dengan pusat sehingga pada saat pengambilan data maupun pemasukan data akan berefek keseluruh pusat maupun cabang, Contoh : TPS di bank. Sedangkan Sistem Batch tidak memperlukan konfimasi dari pusat data jika ingin melakukan akses, Contoh : TPS di Pasar Modern.

Otomasi Perkantoran (OAS)

OAS (Office Automation System) adalah sebuah sistem yang berupa software yang digunakan untuk menyimpan, membuat, mengubah mengambil, dan meginfomasikan keadaan di suatu perkantoran atau perusahaan. OAS bertujuan :

1. Penerapan & Penggabungan Teknologi

2. Melakukan Perbaikan pada Proses pelaksanaan Pekerjaan kantor

3. Meninggikan produktivitas dan efisiensi kerjaan

Beberapa Layanan yang Sering dipakai di Perkantoran atau Perusahaan:

1. Pengolahan Kata

2. Manajemen Dokumen

3. E-mail

4. Transfer Dana Elektronik

5. Sistem Pesan Suara

6. Layanan Infomasi Suara

7. Fax Information Service

8. Video Conference

Tiga Fase dalam OAS

Fase Dasar

1. Meningkatkan Kualitas Pekerja (Sekertaris, Surat – Menyurat, dokumentasi, dan sebagainya)

2. Mengurangi Pemakaian kertas.

Contoh : Word Processor, Dokumen manajemen, dll.

Fase Penggabungan

1. Meningkatkan kualitas koordinasi/komunikasi di suatu manajemen tipe satu dan dua

2. Meningkatkan ongkos dengan menerapkan analisis siapa butuh apa

Contoh : E-mail, Voice Mail,VIS,FIS, dan sebagainya

Fase Lanjutan

1. Meningkatkan perencanaan dan pembuatankeputusan

2. Meningkatkan kualitas seluruh Organisasi

Contoh : Video confrence/tele-conference

Sistem Pendukung Keputusan (DSS)

DSS (Decision Support System) adalah Kumpulan sistem komputer yang biasa dipakai manajer untuk membuat keputusan. Jangkauan DSS lebih luas daripada ESS, memiliki kemapuan ESS & Menganalisis tetapi penyajian presentasi tidak sebagus ESS. DSS Mempunyai beberapa komponen antara lain :

1. Diaolog

Alat yang digunakan untuk berinteraksi antara komputer dan pemakainnya,

User friendly

2. Model

Ada 3 tipe model yg biasa digunakan: Optimalisasi, Statistik/Matematis dan Financial.

3. Database

Sistem yang mengantur Keluar – Masuk Data.

4. Data

Susuatu yang akan diproses menjadi Keputusan.

Sistem Pendukung Executive (ESS)

Perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengubah data perusahaan menjadi laporan yang mudah diakses dan tingkat eksekutif, seperti yang digunakan oleh departemen penagihan, akuntansi dan kepegawaian. ESS meningkatkan pengambilan keputusan untuk para eksekutif. eksekutif membutuhkan informasi dari CSF (Crititcal Success Factor). CSF adalah faktor yang mebuat suatu perusahaan menjadi sukses, maka perlu diperhatikan dengan baik – baik.

Keunggulan Sifat ESS :

1. Penyajian Informasi cepat dan relevan

2. Membantu MTA mengetahui kondisi lingkungan Terbaru dengan Cepat.

3. Dapat dibuat khusus Sesuai yang diminta MTA

4. Alat Presenstasi yang Andal

5. Dapat membandingkan Strategi dan Realita agar dapat mengarungi serta salah paham antara MTA dan Bawahan

6. Dapat mengambil data dari luar dengan mudah

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

SIA melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan dikenal dengan Sistem Distribusi. Aplikasi pengolahan terdiri dari pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data, penyiapan data

Pemakai (USER) Terdiri menjadi 3 yaitu:

1. Database Administrator (DBA), memiliki tugas untuk mengelola sistem database secara menyeluruh

2. Programmer, memiliki tugas membuat program aplikasi dengan bahasa pemprograman

3. End user, orang yang melakukan proses pengaksesan database melalui terminal menggunakan query language/program aplikasi yang telah dibuat oleh programmer

Sistem Informaasi Manajemen Basis Data

Database Management System adalah suatu bentuk sistem yang berguna untuk menyimpan data. Keunggulan DBMS:

1. Data tersedia sewaktu dibutuhkan

2. Penyimpanan Data teratur sehingga waktu pengambilan maupun penyimpanan data menjadi cepat

3. Mengurangi penyimpanan data yang rangkap sehingga lebih hemat

4. Sharability dan evolvability

5. Data teratur dan aman

Artificial intelegent

Memiliki arti komputer melakukan proses pemprograman sedemikian rupa yang menyebabkan komputer dapat bekerja seperti seorang manusia yang sedang berpikir. kecerdasan buatan harus memiliki prinsip teoritikal dan terapan yang menyangkut struktur data yang digunakan dalam representasi pengetahuan.

Kecerdasan buatan bersifat permanen, lebih mudah diduplikasi dan disebarkan, lebih murah, konsisten, dokumnetasi cepat, lebih cepat, pekerjaan lebih baik. Sedangkan kecerdasan alami cepat mengalami perubahan, proses transfer dari manusia satu ke lainnya membutuhkan waktu yg lama, lebih mahal, sering berubah – ubah, lebih lambat, seringkali kurang teliti.

0 komentar:

Posting Komentar